| Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-66. Universitas Nusantara PGRI Kediri |
| Team paduan suara dari SMK PGRI 3 |
| Fungsionaris UNP Kediri |
| Dosen dan Karyawan |
| Siswa SMK PGRI 3 dan 4 |
| persiapan barisan |
| Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-66. Universitas Nusantara PGRI Kediri |
| Team paduan suara dari SMK PGRI 3 |
| Fungsionaris UNP Kediri |
| Dosen dan Karyawan |
| Siswa SMK PGRI 3 dan 4 |
| persiapan barisan |
Aku kemudian menuju ke Ponpes Lirboyo dan aku langsung menuju ke Aula Muktamar. Aku parkir motorku di sebelah timur Aula berderet-deret bersama motor peserta leadership. Kemudian aku menemui panitia dan mengambil alih beberapa tugas yang bias aku lakukan, diantaranya mengambil gambar dan membetulkan LCD. Usai itu aku mencoba mengoperatorkan LCD dengan netbookku dan bias berjalan. Pada materi pertama yaitu materi pak Anas tanpa menggunakan LCD jadi hanya tampilan foto pak Anas yang aku tampilkan hingga selesai. Usai materi pak anas dilanjutkan dengan game yaitu game bermain menyusun sepatu menjadi seperti menara/ segitiga.
Pukul 13.30 WIB materi ke 3 di mulai dan di isi oleh pak Heri Krismono. Aku mengoperasionalkan LCD nya lagi dan beberapa kali mengambil foto. Saat materi ini peserta sudah mulai lelah karena sejak pagi sudah di sini dan baru juga selesai makan. Namun pak Heri tidak kalah akal. Beliau ajak mereka berkomunikasi dengan langsung berjalan menuju ke arah mereka. Waktu materi berjalan hingga pukul 15.00 WIB. Azan terdengar dan kemudian aku shalat ashar di masjid setelah itu kembali ke aula dan membereskan netbookku lalu pulang karena mau mengambil printer dan temanku juga sedang ada acara sehingga aku harus menunggu rumah. Aku pulang dengan membawa sejuta kenangan dan juga perasaan yang bercampur antara senang dan duka. Senangnya aku bias menemukan orang yang mungkin bisa membantukuku menyelesaikan kemelut di dalam hatiku. Sedangkan dukanya adalah wanita yang ingin aku cintai namun ternyata mengira aku bermain-main soal kata-kataku dan menganggap aku orang sombong juga ikut dalam acara tersebut sebagai peserta. Aku mencoba mengatakan sejujurnya apa yang aku bisa lakukan, namun ternyata harapan tak sesuai kenyataan dan dia justru berbalik arah. Katanya tidak punya pasangan dan diakhir kata berkata “ Tunanganku Polisi, punya pangkat dan segalanya, yang bagiku adalah itu suatu pembohongan yang tidak bisa aku toleransi meskipun aku memaafkannya”. Perasaan dibohongi inilah yang membuatku semakin jauh darinya. Karena dalam aku berbuat tiada maksud aku menyakiti hati seorang yang aku cintai, siapaun dia. Hanya saja kenyataan aku diasingkan dan tak mau mengerti akan diriku. Sesudah aku mengambil printer aku pulang dan di rumah aku mencoba printer serta menonton TV sambil menunggu adzan magrib tiba. Saat adzan magrib tiba aku makan dengan nasi yang aku bawa dari acara leadership dan kemudian menuju ke masjid untuk shalat magrib dan mengaji, usai itu pulang masak mie, makan dan nionton TV sampai isya’ tida dan shalat berjamaah. Baru setelah itu pulang dank arena capek tidur.COBAN RONDO BERSAMA MI AL- FAJAR KANDAT Dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan antara guru MI Al-Fajar Kandat dengan keluarganya. Maka pada hari minggu tanggal 26 Juni 2011 yang lalu Segenap dewan guru (Ibu Binti Yunairoh, Ibu Ririn dengan Suami dan anaknya, Ibu Sri Rejeki dengan Suami dan anaknya, Ibu Binti Muhimatul Habibah dengan suami dan anaknya, ibu Lail, Ibu lia, pak Edi, mas Agus dan Saya Slamet) mengadakan wisata ke Air Terjun Coban Ronda di Pujon Malang. Adapun tujuan selain untuk mempererat hubungan kekeluargaan juga untuk mengisi waktu luang liburan guna untuk menambah pengetahuan para guru-guru agar ketika masuk sekolah memiliki tambahan pengetahuan yang dapat diberikan kepada anak didiknya. Acara ke wisata air terjun Coban Rondo
Di tengah perjalanan, terutama ditikungan-tikungan tajam perbukitan Aku akhirnya menuju ke air terjun untuk menemui rombongan yang telah menunggu di sana. Aku akhirnya dapat menikmati pemandangan dan air terjunnya yang sangat menakjubkan untuk dilihat. Tinggi yang tingginya mencapai 85 meter dari permukaan dengan tebing yang curam. Air percikanpun mengenai kita yang berada 10 meter dari air terjun jatuh dan hawa dingin terus menusuk tubuh kami. Akhirnya kami tak melupakan momen itu. Kami melakukan foto bersama dengan berpemandangan air terjun dan setelah itu aku mandi di bawah air terjun. Terasa nikmat meskipun dingin dan berbatu sangat licin. Subhanallah wal hamdulillah MI Al-Fajar dengan hanya dewan gurunya mampu menapakkan di ir Terjun Coban Rondo. Semoga berikutnya anak anak mampu melakukan perjalanan yang sama dengan suasana lebih meriah. Sebelum pulang kami makan bersama dan kemudian shalat duhur. Sambil makan sambil memberi makan monyet yang dipelihara di sana. Ada pisang kami berikan. Usai itu sebelum pulang membeli oleh-oleh buah stroberi, tahu isi, keripik kentang, keripik apel dan lain-lain. Satu hal yang terlupakan yaitu ketika mau pulang Ban mobil yang aku tumpangi bocor sehingga kami harus ganti ban dulu, dan Alhamdulillah ada ban cadangannya. Pukul 14.00 WIB melanjutkan perjalanan pulang dan sebelumnya mampir di Pasar oleh-oleh di Pemandian Dewi Sri. Untuk membeli oleh-oleh lagi bagi yang membawa uang, sedangkan aku hanya menuju ke mushalla untuk melaksanakan shalat ashar. Pada pukul 15.10 WIB melanjutkan perjalanan pulang dan kamipun sudah merasa sangat lelah dan tertidur di mobil. Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya dan kami sudah tiba di pare dan kemudian tiba pula akhirnya di Simpang Lima Gumul. Mobil oleh pak Imam di putar-putarkan di SLG 2 kali baru kemudian parkir. Setelah itu kita jalan-jalan di pasar makanan SLG. Aku membeli 3 bungkus cenil dan yang lainnya aku urang tahu apa yang dibeli. Pukul 17.40 WIB Pulang dan sampai dirumah pukul 18.25 WIB karena mengantarkan pulang langsung yang lainnya. Alhamdulillah sampai rumah dan akupun shalat berjamaah dengan temanku Agus. | ||
| mushalla |
| Menikmati terpaan air terjun |
| Kedinginan sembunyikan badan |
| MI - Al-Fajar Kandat Teacher |
| Makan bersama dengan lauk Ikan lele, ayam, gado-gado, jagung godok, pisang dll |
| Cenil Simpang Lima Gumul |
| Berpose di SLG pukul 17.00 WIB |
| Di bawah air terjun yang sangat mengasyikkan |
| Pengunjung sedang melihat air terjun mengalir |
| Ibu-ibu guru yang lagi berpose cantik kan? |
| SLG Menanti |
| Makan di pincuk |
| Sahabat yang membawa suasana semakin meriah " Monyet" |
| Monyet Sedang Melompat |